Langsung ke konten
iPlanMyWedding

Undangan pernikahan: kapan disebar dan apa isinya

Kapan mengirim save the date dan undangan, informasi yang wajib ada, dan 7 contoh kata-kata undangan pernikahan, dari yang formal sampai yang santai.

· 7 menit baca

Undangan sering menjadi hal konkret pertama yang diterima tamu dari pernikahan Anda. Undangan memberi kesan pertama, tetapi tugas utamanya sederhana: memberi tahu siapa yang menikah, kapan, di mana, dan bagaimana cara mengonfirmasi kehadiran. Sisanya adalah hiasan, dalam arti yang sebenarnya.

Kita mulai dari jadwal, karena di sinilah pasangan paling sering ragu, lalu lanjut ke kata-kata, dengan contoh yang bisa langsung disalin dan disesuaikan.

Kapan undangan pernikahan disebar?

Save the date: 3 sampai 6 bulan sebelumnya

Save the date tidak wajib. Tetapi sangat berguna jika sebagian tamu datang dari luar kota atau luar pulau, jika pernikahan jatuh di musim ramai (setelah Lebaran, akhir tahun, long weekend), atau jika tiket pesawat dan hotel di kota Anda cepat habis. Kirimkan 3 sampai 6 bulan sebelumnya, bahkan lebih awal untuk destination wedding di Bali atau Lombok.

Isinya cukup tiga baris: nama Anda berdua, tanggal, dan kota. Tambahkan alamat website pernikahan, tempat tamu bisa melihat pilihan penginapan.

Undangan: sekitar 1 sampai 2 bulan sebelumnya

Untuk undangan cetak yang diantar ke rumah, idealnya disebar 1 sampai 2 bulan sebelum hari H. Untuk undangan digital via WhatsApp, 3 sampai 4 minggu sebelumnya masih wajar. Kirim lebih awal jika banyak tamu harus memesan tiket, dan kirim ke keluarga yang dituakan lebih dulu: di banyak keluarga, urutan ini diperhatikan.

Kurang dari dua minggu sudah terlalu mepet, kecuali sebelumnya sudah ada save the date.

Batas konfirmasi: 2 sampai 3 minggu sebelumnya

Cantumkan di undangan, dengan tanggal yang jelas. Banyak undangan di Indonesia tidak meminta konfirmasi sama sekali, dan akibatnya katering harus menebak. Batas waktu 2 sampai 3 minggu sebelum hari H memberi Anda waktu untuk mengingatkan yang belum menjawab, menyusun denah tempat duduk keluarga, dan memberi jumlah porsi ke katering. Cara mengingatkannya kami bahas di RSVP pernikahan: mengelola konfirmasi tamu.

Untuk melihat semua ini dalam keseluruhan persiapan, timeline persiapan pernikahan kami membahasnya bulan demi bulan.

Undangan akad dan undangan resepsi: apa bedanya?

Pembedaan ini bisa sangat menolong. Akad nikah atau pemberkatan biasanya dihadiri keluarga dan kerabat dekat, sementara resepsi terbuka untuk tamu yang jauh lebih banyak. Banyak pasangan mencetak satu desain undangan yang sama, lalu menyesuaikan isinya: versi "akad dan resepsi" untuk keluarga, versi "resepsi" untuk tamu lainnya.

Dengan undangan digital, ini lebih mudah lagi: setiap tamu menerima tautan yang hanya menampilkan acara yang memang untuknya. Inilah cara paling elegan untuk mengatur undangan bertingkat tanpa harus menjelaskan alasannya kepada siapa pun.

Informasi yang wajib ada

Apa pun gayanya, pastikan undangan Anda memuat:

  • nama lengkap kedua mempelai, biasanya disertai nama orang tua ("putra/putri dari Bapak... dan Ibu...");
  • siapa yang mengundang: orang tua, Anda berdua, atau keduanya;
  • hari dan tanggal, lengkap dengan nama harinya;
  • jam dan alamat akad atau pemberkatan, serta resepsi;
  • tautan peta lokasi atau kode QR;
  • batas waktu dan cara konfirmasi kehadiran;
  • alamat website pernikahan Anda.

Informasi praktis (penginapan, dress code, parkir, amplop digital) lebih baik ditaruh di website daripada di undangan. Teks undangan jadi lebih ringkas, dan informasinya bisa diperbarui kapan saja. Baca isi website pernikahan.

Contoh kata-kata undangan pernikahan

1. Formal, orang tua yang mengundang

Dengan memohon rahmat dan rida Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami

Ayu Lestari, S.Psi.
putri dari Bapak Hendra Wijaya dan Ibu Sri Rahayu

dengan

Raka Pratama, S.T.
putra dari Bapak Ahmad Fauzi dan Ibu Nurhayati

yang insyaallah akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Juni 2027.
Akad nikah pukul 08.00 WIB di Masjid Al-Ikhlas, Yogyakarta.
Resepsi pukul 11.00 sampai 14.00 WIB di Pendopo Sekar Kedhaton.

Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu.

Untuk keluarga non-Muslim, pembukaan bisa diganti dengan kalimat sesuai keyakinan, misalnya "Dengan penuh syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa" dan "Pemberkatan nikah di Gereja...".

2. Modern, mempelai yang mengundang

Ayu & Raka akan menikah!

Kami ingin sekali kamu ada di hari bahagia kami, Sabtu, 12 Juni 2027.
Resepsi pukul 11.00 WIB di Pendopo Sekar Kedhaton, Yogyakarta.

Konfirmasi kehadiranmu sebelum 22 Mei lewat website kami (tautan dan kode QR di bawah).

3. Mempelai dan orang tua bersama-sama

Bersama keluarga besar Bapak Hendra Wijaya & Ibu Sri Rahayu
serta Bapak Ahmad Fauzi & Ibu Nurhayati,
kami Ayu dan Raka

dengan bahagia mengundang Anda di hari pernikahan kami, Sabtu, 12 Juni 2027…

Format ini cocok jika kedua keluarga terlibat dan mempelai juga ingin tampil sebagai tuan rumah.

4. Dengan humor

Setelah 7 tahun, 3 kali pindah kos, 1 ekor kucing, dan perdebatan tak berujung soal bubur diaduk atau tidak, Ayu dan Raka akhirnya sepakat untuk seumur hidup.

Sampai jumpa hari Sabtu, 12 Juni 2027, pukul 11.00 WIB di Pendopo Sekar Kedhaton. Datanglah dengan perut kosong dan sepatu yang nyaman.

Humor berhasil kalau memang begitulah gaya Anda. Mintalah orang di luar lingkaran Anda membacanya: candaan yang membuat kalian berdua tertawa bisa jadi tidak lucu bagi Eyang. Untuk keluarga besar, versi formal tetap lebih aman, dan versi santai bisa dikirim ke teman-teman.

5. Pernikahan intim

Kami memilih menikah secara sederhana, hanya bersama orang-orang yang paling berarti.
Anda salah satunya.

Sabtu, 12 Juni 2027, pukul 10.00 WIB di kediaman keluarga, dilanjutkan makan siang bersama.

6. Acara khusus dewasa

Jangan menyelipkannya dalam huruf kecil. Satu kalimat yang jelas dan hangat, di undangan atau di website:

Mohon maaf, acara ini kami khususkan untuk tamu dewasa. Terima kasih atas pengertiannya, dan nikmati malam ini untuk Anda sendiri!

7. Sudah akad, resepsi menyusul

Alhamdulillah, kami telah melangsungkan akad nikah pada 3 April 2027 bersama keluarga inti.
Untuk berbagi kebahagiaan bersama Anda, kami mengundang Anda ke resepsi pernikahan kami pada Sabtu, 12 Juni 2027 di Pendopo Sekar Kedhaton, mulai pukul 18.30 WIB.

Berapa banyak undangan yang harus dicetak?

Hitung per keluarga, bukan per orang: pasangan dengan dua anak menerima satu undangan. Jumlahkan seluruh keluarga dari daftar tamu Anda dan dari daftar titipan orang tua, lalu siapkan cadangan sekitar 10% untuk salah alamat, tamu yang terlupa di menit terakhir, dan beberapa lembar kenang-kenangan. Mencetak ulang dalam jumlah kecil hampir selalu lebih mahal daripada cadangan itu.

Ingat juga sebaliknya: satu undangan bisa berarti dua sampai empat orang yang datang. Hitung perkiraan tamu dari jumlah undangan saat memesan katering, bukan hanya jumlah kartunya.

Bagaimana menyebut amplop atau kado?

Secara tradisi, tidak di undangan cetak. Halaman "Kirim Hadiah" di undangan digital atau di website sudah cukup. Nadanya: singkat dan tanpa perlu menjelaskan. Kami memberi beberapa contoh kalimat di amplop atau kado pernikahan.

Cetak, digital, atau keduanya?

Undangan cetak tetap punya nilai simbolis, terutama untuk orang tua, keluarga yang dituakan, dan atasan di kantor. Mengantarkannya langsung ke rumah masih dianggap bentuk penghormatan di banyak keluarga. Undangan digital lebih cepat, lebih murah, dan bisa langsung memuat tautan konfirmasi pribadi.

Kebanyakan pasangan sekarang memakai keduanya: undangan cetak untuk keluarga dan tamu yang dihormati, undangan digital via WhatsApp untuk teman dan rekan kerja. Untuk daftar 500 tamu, penghematannya nyata, apalagi jika undangan cetak harus dikirim ke luar kota.

Saran praktis: kumpulkan alamat rumah dan nomor WhatsApp sejak awal, bersamaan dengan daftar tamu. Ini selalu memakan waktu lebih lama dari perkiraan. Dan saat mengirim lewat WhatsApp, kirim satu per satu dengan sapaan nama, bukan lewat broadcast tanpa nama: tamu merasa benar-benar diundang.

Undangan pernikahan iPlanMyWedding dibuat dengan warna dan gaya website Anda, dikirim lewat email dengan tautan konfirmasi pribadi untuk setiap keluarga, atau dicetak dan dikirim ke rumah Anda. Apa pun medianya, yang terpenting adalah setiap tamu bisa mengonfirmasi dalam satu menit.

Kesalahan yang paling sering terjadi

Tanggal tanpa nama hari, sehingga tamu harus membuka kalender. Alamat yang tidak lengkap atau titik peta yang salah. Tidak ada batas konfirmasi. Salah tulis nama atau gelar salah satu orang tua, yang baru ketahuan setelah dicetak. Zona waktu yang tidak disebut untuk tamu dari luar pulau.

Mintalah dua orang membaca teks Anda, salah satunya orang yang tidak tahu detail pernikahan. Kalau dia paham harus ke mana, kapan, dan bagaimana mengonfirmasi, berarti undangan Anda sudah berhasil.

Pertanyaan yang sering diajukan

Perlukah mengirim kabar kepada orang yang tidak diundang?

Tidak wajib, tetapi kabar singkat seperti "mohon doa restu" tetap dihargai, misalnya oleh kerabat jauh atau rekan kerja. Untuk mereka, pesan WhatsApp pribadi sudah lebih dari cukup.

Bolehkah hanya memakai undangan digital?

Boleh, dan sekarang sudah sangat umum. Siapkan saja beberapa undangan cetak untuk tamu yang tidak memakai ponsel pintar atau yang akan merasa kurang dihormati jika hanya menerima pesan, juga untuk album kenangan Anda sendiri.

Rencanakan pernikahan Anda di satu tempat

Daftar tamu, anggaran, checklist, website pernikahan dengan RSVP: gratis untuk memulai.

Mulai gratis